1. HOME
  2.  » 
  3. TAG
  4.  » 
  5. U
  6.  » 
  7. UNIK


  8. Reporter : Indra    10 September 2015 18:07

    Printerous, Ladang Seniman Indonesia Menuangkan Karya

    Printerous hadir untuk menjembatani para seniman lokal untuk menjaga eksistensi dan kualitas karya.

    Feed - Menjadi independen memang tidak mudah. Sebagai seorang seniman, jalur inilah yang sering mereka andalkan untuk menjaga eksistensi dan kualitas karyanya.

    Dan, potensi untuk menjadi orang yang kreatif harusnya mempunyai wadah tersendiri. Apalagi Indonesia memiliki begitu banyak seniman lokal untuk mengembangkan karya seni yang ada.

    via Printerous

    Berkaca dari latar belakang tersebut, sebuah layanan cetak kreatif online bernama Printerous lahir untuk menjembatani para seniman lokal. Nama Printerous sendiri merupakan gabungan kata 'print' dan 'monterous' yang bermakna sesuatu yang besar.

    Founder Printerous Kevin Osmond mengaku bahwa kehadiran Printerous berdasarkan pengalaman dirinya yang prihatin akan kurangnya apresiasi terhadap hasil karya seniman atau ilustrator dalam negeri. Dengan hadirnya Printerous, Kevin berharap bisa membantu para seniman yang memiliki potensi besar untuk tetap menggaung di negeri sendiri. 

    via Printerous

    Setidaknya sudah ada 700 artwork dan 150 orang yang bergabung di Printerous. Sebut saja seniman muda seperti Pronto Pixel, Ykha Amelz, dan The Space Wanderer turut mengaplikasi karyanya melalui produk seperti canvas arts, frame arts, iphone cases, throw pillows, notebooks, ipad cases, macbook skins, tote bags, greeting cards, dan t-shirts.

    Untuk harga, Printerous mengapresiasikan karya para seniman mulai dari harga Rp35 ribu hingga Rp1 juta. Soal kualitas tidak perlu diragukan, harga miring yang ditawarkan tidak akan mengorbankan kualitas nomor satu.

    via Printerous

    Kehadiran Printerous juga didukung oleh Triawan Munaf selaku Ketua Badan Ekonomi Kreatif sebagai marketplace untuk seniman lokal dan pelanggan. Printerous dirasa turut membantu pertumbuhan ekonomi kreatif yang diusung kaum muda.

    "Ide bisnis berbasis teknologi seperti ini, sesederhana apapun, bila berjalan lancar dan didukung masyarakat pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan dan memajukan ekonomi bangsa", ujar Triawan.

    Baca juga:

    Ragam “Tongsis” Kreasi Indonesia, Dijamin Bikin Terbahak 

    Cantiknya Indonesia dari Lensa Fotografer Asing 

    5 Pasangan Seleb Indonesia Paling Kontroversial

    WHAT DO YOU THINK?
    MUST READ STORIES