TODAY TAGS
  1. HOME
  2.  » 
  3. TAG
  4.  » 
  5. K
  6.  » 
  7. KECANTIKAN


  8. Reporter :     16 Februari 2016 16:55

    3 Ciri Kosmetik yang Sudah Harus Dibuang

    Anda harus tahu kapan saatnya membuang dan mencari kosmetik baru.

    Feed.id - Kosmetik gunanya untuk mempercantik diri dan menutup kekurangan diri. Maka itu kosmetik tidak boleh sembarangan dirawat. Anda harus tahu kapan saatnya membuang dan mencari kosmetik baru.

    Memang terkadang ada rasa sayang untuk membuangnya. Namun, kosmetik yang sudah kadaluarsa malah menimbulkan masalah kesehatan buat Anda dan bukannya mempercantik. Dilansir dari herworldplus.com, ada tiga ciri kosmetik yang sudah tidak lagi sehat dan harus masuk tempat sampah, di antaranya:

    1. Sudah terlalu lama tersimpan
    Sebagus apapun kandungan sebuah produk kecantikan, bila sudah terlalu lama disimpan akan hilanglah khasiat terbaiknya. Apalagi bila warna dan aromanya sudah berubah, jangan ragu untuk membuangnya. Sebagai panduan, inilah usia kosmetik yang aman untuk kulit Anda selepas Anda beli dari toko.

    - Maskara: dua hingga tiga bulan.
    - Foundation dan concealer cair: enam hingga 12 bulan.
    - Lip gloss: setahun.
    - Lipstik: dua tahun.
    - Kuteks: satu hingga dua tahun.
    - Blush on, eye shadow, dan foundation padat: dua tahun.
    - Parfum: enam hingga 18 bulan.

    2. Hanya disimpan saja
    Ayo mengaku, ada berapa kosmetik yang Anda beli hanya untuk mengikuti zaman tapi tak cocok digunakan? Bila demikian, sudah saatnya Anda buang kosmetik itu dan menggantinya yang lebih cocok dengan kulit dan kepribadian.

    3. Kacau bila digunakan
    Make up yang berlebihan digunakan di wajah hanya akan membuat penampilan Anda berantakan. Pria yang melihatnya pun akan hilang rasa. Mari pilah-pilah kembali kosmetik Anda dan simpan yang cocok dan cantik bila digunakan.

    Baca juga:

    Percaya Atau Tidak, Tapi 3 Bahan Dapur Ini Bisa Jadi Kosmetik

    5 Produk Bayi Ini Bisa Digunakan Ibu Sebagai Kosmetik

    Sering Berbagi Makeup? Ini Dampaknya pada Mata

    WHAT DO YOU THINK?